
Oleh: Alifiah
Judul: Life of Pi (terjemahan)
Pengarang: Yann Matel
Tebal buku: 446 halaman
Novel ini menceritakan tentang perjuangan hidup seorang anak India bernama Piscine Molitor Patel selama 227 hari di Samudra Pasifik setelah kapal barang, Tsimtsum, yang ditumpanginya bersama keluarganya tenggelam pada tanggal 2 Juli 1977. Ia adalah satu-satunya manusia yang selamat dari tragedi tersebut. Seluruh keluarganya dan awak kapal mati tenggelam di samudra pasifik.
Pi Patel, bertahan hidup di sebuah sekoci bersama Hyena, orang utan betina bernama Orange Juice, zebra yang mengalami patah kaki, dan seekor harimau bernama Richard Parker. Tidak mudah bagi seorang manusia hidup di sebuah sekoci bersama hewan-hewan liar, tetapi bagi Pi Patel, ini merupakan sebuah tantangan baginya untuk dapat bertahan hidup.
Satu-satu hewan-hewan yang ada di sekoci tersebut mati, sebab saling menyerang. Yang kuat, dialah yang menang. Begitulah kehidupan di dalam sekoci tersebut. Layaknya kehidupan di sebuah hutan. Mula-mula si zebra malang yang menderita patah kaki, mati akibat diserang hyena. Rasa lapar membuat Hyena tersebut menyerang bintang yang paling lemah. Lalu, sebab pertempuran, Orange Juice pun mati di serang Hyena itu. Kejadian-kejadian tersebut membuat Pi Patel selalu diliputi oleh ketakutan, kapan gilirannya tiba diserang oleh Hyena yang lapar dan buas itu. Satu-satunya yang membuatnya menghilangkan sedikit ketakutannya pada Hyena adalah binatang-binatang yang telah mati diserang oleh Hyena itu masih menyisakan dagingnya untuk dimakan oleh Hyena dalam beberapa hari.
Tak disangka, beberapa hari setelah terapung-apung di samudra pasifik, seekor harimau muncul dari bawah sekoci yang tertutup oleh terpal. Rupanya, Richard Parker mengalami mabuk laut, sehingga selama ini ia berusaha memulihkan dirinya. Begitulah menurut pengamatan Pi Patel yang kaget setengah mati setelah melihat Richard Parker muncul dengan tubuhnya yang besar dan mukanya yang garang. Pertemuan Richard Parker dengan Hyena di sekoci tersebut menimbulkan pertarungan yang singkat antara mereka. Richard Parker memenangkan pertarungan itu dengan mudah. Sejak saat itu, dimulailah perjuangan hidup seorang Pi Patel dengan seekor harimau yang beratnya mencapai 225 kg.
Pi Patel harus menyusun strategi bertahan hidup. Bertahan hidup dari kelaparan dan bertahan hidup dari Richard Parker, sebab sewaktu-waktu bisa saja ia menjadi santapan berikutnya.
Penemuan Loker yang berada di sekoci itu membuat Pi Patel girang bukan main. Rasa laparlah yang membuatnya memberanikan diri mencari-cari tempat penyimpanan makanan walau tempat tersebut sangat dekat dengan area Richard Parker. Setidaknya ia dapat bertahan hidup selama 93 hari untuk makanan dan 124 hari untuk minuman. Maka, satu masalah telah terselesaikan untuk beberapa hari ke depan. Kini masalah selanjutnya adalah Richard Parker. Tak ada cara lain, selain mencarikannya makanan agar bukan ia yang menjadi santapan. Berbekal buku petunjuk bagi korban kapal karam yang terdapat di loker, Pi Patel pun mulai memancing ikan untuk Richard Parker.
Setelah tujuh bulan lebih terapung-apung di laut luas tak berujung, akhirnya sekoci itu menemukan tambatannya. Sekoci itu berhenti di Pantai Meksiko. Richard Parker begitu melihat daratan, langsung berenang, berlari tanpa menoleh lagi, meninggalkan Pi Patel yang masih berada di sekoci, entah ke mana. Pi Patel menangisi kepergian kawan seperjuangannya itu dan ia pun tak sadarkan diri di atas pasir pantai yang sangat ia rindukan.
Catatan tambahan:
Dalam buku Life of Pi ini, sebenarnya banyak sekali yang bisa dibahas misalnya tentang agama, pengetahuan pelayaran, pengetahuan tentang binatang, tentang cara menangkap kura-kura misalnya, atau tentang kehidupan beragama. So, satu buku berisi banyak sekali pengetahuan tambahan.
Satu hal yang perlu diketahui adalah bahwa Pi Patel ini penganut tiga agama, Hindu, Kristen, dan Islam. Sebab dia sangat percaya bahwa semua agama itu baik dan tujuannya adalah sama yaitu mengasihi Tuhan. Maka ia pun menganut ketiga agama tersebut dengan serius.